Selasa, Oktober 04, 2011

The Worst Love

Saya sendiri tidak tau pasti kapan saya mulai jatuh cinta padanya "sagi"..
Yang saya tau saat ini, rasa yang saya punya ini makin membersar tiap harinya..

Awalnya mungkin karena kedekatan kami karna skripsi yang menyibukan diri dan menyita waktu dan tenaga yang amat sangat..selain menyita waktu,tenaga dan pikiran, ternyata skripsi ini menyita hati juga..bagaimana tidak, karna skripsi waktu untuk ketemu dy "nimo" jadi berkurang, komunikasi jadi nggak lancar dan sering terjadi salah paham...intinya skripsi buat hubungan saya dengan si nimo jadi berantakan...begitu juga dengan dy "sagi"..skripsi ternyata memacu keretakan antara dy dengan pacarnya yang juga sama-sama sedang skripsi namun beda kampus dan beda major...hingga akhirnya mereka putus..sedangkan saya masih mampu mempertahankannya walaupun tanpa komunikasi yang lancar dan ketemu hingga beberapa waktu....

Sebenernya awalnya iseng-iseng nelpon ngasih semangat buat skripsinya sagi yang sempet mandek karena beberapa data yang nggak dikasih perusahaan..Terus jadi sms-an..Karna ngerasa nyambung, saya sempet cerita beberapa hal tentang ancaman hubungan saya dengan nimo...dy memberikan nasihat-nasihat terbaik..singkat cerita nasihat-nasihatnya memperbaiki hubungan saya dengan nimo..Tak lama dari situ, akhirnya dy pun menceritakan bagaimana dy dan pacarnya bisa putus..ternyata kejadiannya nyaris sama seperti apa yang saya alami..Dari situ kami mulai akrab..

Mendekati sidang akhir, saya dan dy makin akrab..Begitu juga dengan teman-teman yang lainnya..Dan dy bercerita bahwa dy mulai membuka hatinya untuk orang lain dan saat ini dy tengah menyukai salah satu dari kami yang tidak lain dan tidak bukan juga teman saya...akhirnya mereka saya persatukan walau pun akhir cerita gagal..Mereka menjalaninya hingga wisuda berakhir..saat wisuda selesai, mereka pun menyelesaikan masa uji coba mereka untuk bersatu..

Yah dengan adanya keputusan ini, dy berpaling kembali pada mantannya yang terdahulu..Saya ragu namun sebagai sahabat yang baik saya harus mendukungnya untuk setiap pilihannya..Tapi lambat laun saatdy bercerita tentang mantannya, ada sebuah perasaan tidak suka menghampiri hati saya..Saat itu saya sadar bahwa kedekatan ini mulai tidak baik..Saya mencoba untuk menjauhinya, namun saat saya justru ingin menjauhinya dy malah datang ke saya dengan segala rengekannya dan sms-nya yang hanya sekedar becandaan ataupun cerita...Ini sudah jadi kebiasaan..

Ternyata kedekataan saya dengan dy menimbulkan banyak pertanyaan bagi temen-temen yang lain..Sempat temen saya yang jadi incaran dy cemburu pada saya..entah apa salah saya, tapi yang pasti dari sini saya mulai menjaga jarak..Namun tetap tidak berhasil...kebanyakan waktunya dihabiskan bersama saya bukan mereka...Bagaimana mungkin saya tidak menyukainya..

Oke tapi satu hal yang benar-benar membuat saya jatuh cinta padanya..Ketika itu saya menangis di depannya karena masalah keluarga..Dy tak lantas diam saja, dy justru menenangkan saya dan tanpa sengaja menghapus air mata saya dan meminjamkan bahunya untuk tempat saya menangis..Ini yang membuat saya luluh...Saya menyadari bahwa ini adalah kesalah karena saya masih memiliki nimo..Harusnya saya menangis dengannya tapi mau bagaimana lagi...nimo tak pernah ada saat saya membutuhkan dy..Kedekatan itu makin menjadi dari sini...

Dy bercerita bagaimana dy mendekati kembali mantannya terdahulu..Saya masih mampu memendam rasa saya..saya masih menjadi sahabat yang baik sejauh ini..mendengarkan semua ceritanya, memberikan nasihat yang terbaik sebisa saya..semuanya..lambat laun, rasa ini makin parah..hubungan saya dengan nimo pun makin parah..akhirnya saya memberanikan diri untuk mengatakan apa yang saya rasakan..Saya tak mengharapkan jawaban iya atau pun sesuatu yang positif..tapi paling tidak saya hanya ingin mengeluarkan apa yang saya rasakan..Dan akhirnya saya katakan tepat setelah wisuda..sekitar tanggal 26 Juni 2011..Bingung harus mulai dari mana dan akhirnya saya mengatakan juga...Dy hanya diam,dy bilang dy speechless..Hingga saya menutup telpon saya,reaksi positif yang saya dapatkan..Tidak buruk..Yang buruk justru mantannya mulai merespon dy saat saya telah mengatakan ini..Pertanyaan saya, kenapa nggak dari kemarin-kemarin aja sih ngomongnya..Jadikan saya nggak perlu ngomong...Tapi sudah lah,sudah terlanjur dibicarakan...

Dari saat itu hingga sekarang kami masih menjalani hubungan ini...hubungan yang nggak jelas statusnya pa..hubungan yang bingung mau dibawak kemana..hubungan yang manis namun sekaligus menyakitkan..Akhirnya saya dan nimo mengakhiri hubungan kami yang telah dijalani selama 7 tahun karna alasan kedekatan saya dengan sagi..Intinya nimo mulai curiga..Dan sagi hingga kini masih menjalani hubungannya dengan mantannya yang terdahulu..Yah ini memang cinta yang salah..Saya mencintai orang yang telah memiliki pasangan dan sebaliknya dy malah memberikan respon positif kepada saya..Jadi jangan salahkan saya..

One day,jika saya telah lelah menjalani hubungan ini,saya pasti akan menyerah..tapi jika saya masih mampu, maka saya akan meneruskannya..jadi kita lihat saja sampai dimana titik kesabaran saya atas hubungan yang entah bagaimana kejelasannya ini....Satu hal yang saya tau,tak kurang sedikit pun kasih sayang yang dy berikan kepada saya..Itu yang membuat saya tetap bertahan sejauh ini...

Tidak ada komentar:

Posting Komentar